Selain silaturahmi, mereka membicarakan rencana penerbitan buku kumpulan tulisan mereka berdasarkan bidang hukum yang mereka amati dan tekuni sampai kini. Buku yang rencananya diterbitkan awal tahun depan itu juga akan semakin tambah bobot dengan tulisan para redaktur senior mereka seperti Abdul Hakim Garuda Nusantara, T. Mulya Lubis, Yunus Husein, Erman Rajagukguk, Wina Armada dan lain-lainnya.
Isi buku ini akan menarik karena para mantan redaktur ini memiliki latar belakang profesi berbeda, dengan teropong yang sama, yaitu hukum. Misalnya Abdul Hakim/ Mulya Lubis yang memandang Hak Asasi Manusia, Yunus Husein yang mengamati rekening bank bermasalah, Insan -profesor berambut kuncir- yang mengupas seni budaya Indonesia yang dibajak, atau Pandu yang tugasnya mengawasi polisi, tapi polisi masih juga banyak yang bandel.
Lewat berita ini kami : Lukie, Winahyo dan Mariana, selaku pelaksana proyek, ini ingin mengajak teman-teman dan para senior kami untuk menyukseskannya. Tentu saja dengan segera membuat atau menyiapkan tulisan dimaksud. Panjang tulisan tidak kami batasi. Tapi harapkan berkisar antara 10 ribu sampai 15 ribu karakter. Jika ada catatan kaki, mohon jangan banyak-banyak agar pembaca -terutama pembaca yang bukan orang hukum- tidak bosan.
Penerbitan buku ini diharapkan melengkapi perkembangan ilmu hukum, dan bahan diskusi yang menarik karena ditulis oleh profesional hukum yang biasa menulis di media massa. Selanjutnya, buku ini nantinya diharapkan menjadi referensi yang memadai bagi peminat ilmu hukum.


